Monday, March 18, 2013

linuk

Ubuntu: Mkisi Offline Installer Creator

mkisi adalah perangkat bantu berbasis perintah baris yang penulis buat dan gunakan untuk mengunduh paket aplikasi ubuntu lengkap dengan paket ketergantungannya, prinsip kerja mkisi menggunakan kombinasi antara apt yang terdapat pada sistem dan lingkungan (konfigurasi) apt pribadi milik mkisi, lingkungan (konfigurasi) apt internal sistem tidak digunakan, karena rawan akan perubahan akibat proses pemasangan atau penghapusan aplikasi pada sistem, yang tidak sesuai jika digunakan untuk mengunduh paket aplikasi ubuntu lengkap dengan dependensinya, untuk keperluan dipasang pada sistem ubuntu yang bersih (clean install),

Lingkungan (konfigurasi) apt pribadi yang digunakan pada mkisi berasal dari sistem ubuntu yang masih bersih belum dipasang paket aplikasi apapun, sehingga ketika digunakan untuk mengunduh paket aplikasi dapat dipastikan seluruh dependensi paket aplikasi ikut terunduh dan dapat dipasang pada sistem ubuntu yang masih bersih, penggunaan konfigurasi dan lingkungan (konfigurasi) apt pribadi juga membuat mkisi dapat digunakan tanpa menggunakan hak akses root, dimana keseluruhan proses dapat dilakukan oleh pengguna biasa, dan menyimpan konfigurasi pada direktori home pengguna,

Kali Linux: Memasang XFCE4 minimal


Kali Linux yang penulis pasang (kali-linux-1.0-amd64-mini.iso) tidak menyertakan antarmuka grafis, untuk itu penulis mencoba memasang antar muka desktop XFCE4 minimalis untuk kemudahan pengoperasian,


Entah mengapa Kali Linux versi mini yang penulis pasang hanya menyertakan alamat repositori security.kali.org, dengan hanya menggunakan repositori tersebut penulis tidak dapat memasang paket perangkat lunak yang penulis inginkan, untuk itu penulis menambahkan alamat repositori http.kali.org dan menjalankan apt-get update

## Kali Linux Repository
deb http://security.kali.org/kali-security kali/updates main contrib non-free
deb http://http.kali.org/kali kali main contrib non-free

Jika menginginkan kode sumber dari tambahkan juga deb-src

## Kali Linux Repository
deb http://http.kali.org/kali kali main contrib non-free
deb-src http://http.kali.org/kali kali main contrib non-free
deb http://security.kali.org/kali-security kali/updates main contrib non-free
deb-src http://security.kali.org/kali-security kali/updates main contrib non-free

Perintah dan paket yang penulis pasang untuk mendapatkan Minimal  xfce4 pada Kali Linux sama dengan perintah yang penulis gunakan pada sistem linux Debian wheezy

apt-get install --no-install-recommends xorg xfce4 alsa-base alsa-utils cpufrequtils gamin xdg-utils desktop-base gnome-icon-theme dmz-cursor-theme xfce4-terminal xfce4-power-manager


Setelah selesai restart sistem, untuk menjalankan antar muka desktop xfce4 login dan ketikan perintah startx

Kali Linux dengan antar muka XFCE4 minimal

Rilis: Kali Linux 1.0


What is Kali Linux ?
Kali Linux is the new generation of the industry-leading BackTrack Linux penetration testing and security auditing Linux distribution.
Kali Linux is a complete re-build of BackTrack from the ground up, adhering completely to Debian development standards.
Mudahnya bisa dikatakan, Kali Linux adalah BackTrack (Penetration Testing Distribution) yang dibuat kembali dengan menggunakan basis Debian, perlu diketahui meskipun BackTrack Linux  juga menggunakan  managemen paket perangkat lunak .deb BackTrack dibuat menggunakan basis Ubuntu, perbedaan ini mirip dengan perbedaan antara  Linux Mint Debian Edition (LMDE) yang berbasis Debian dan Linux Mint (reguler) yang berbasis Ubuntu.

SHC: Bash Shell Script Compiler/Encrypt


Mungkin sebagian pengguna ada yang menggunakan (alat bantu) yang ditulis dengan bash shell script untuk memudahkan mengelola atau menggunakan sistem operasi linux dalam hal otomatisasi atau pintasan/antar muka dari perintah baris, selain praktis penggunaan bash script sangat mudah, hampir seluruh distribusi linux mendukungnya, namun penggunaan bash shell script bukan tanpa kekurangan, salah satu resiko dari penggunaan bash shell script adalah seluruh perintah yang digunakan dapat terbaca oleh manusia dengan alat bantu editor text.

Bagi sebagian pengguna, kekurangan tersebut mungkin tidak jadi masalah, tapi bagaimana dengan pengguna paranoid yang khawatir bash shell script yang telah ia tulis terbaca oleh pihak yang tidak dikehendaki, atau bagaimana jika anda sebagai pengembang yang harus mendistribusikan sebuah program dengan menyertakan bash shell script, dan ingin memastikan tidak ada perubahan dan  modifikasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,

Ubuntu: Dasar Membuat dan Menggunakan Pbuilder


Pbuilder adalah sebuah alat bantu pada sistem operasi debian/ubuntu yang digunakan untuk membangun sebuah lingkungan dasar (chroot) debian/ubuntu untuk keperluan pembangunan pemaketan perangkat lunak pada sistem lokal. Dengan menggunakan pbuilder sebuah paket dipastikan dibangun pada lingkungan dasar ubuntu/debian yang bersih, dimana proses pemasangan paket dependensi (ketergantungan) yang dibutuhkan oleh sebuah paket akan dipasang secara otomatis,
dibandingkan dengan membangun paket pada sistem lokal secara langsung menggunakan perintah debuild atau dpkg-buildpackage, yang prosesnya mengharuskan memasang berbagai macam pustaka paket dependensi (ketergantungan) pada sistem langsung, penggunaan pbuilder lebih praktis karena pbuilder tidak akan memasang paket apapun pada sistem, seluruh proses akan dilakukan pada lingkungan chroot milik pbuilder,

Ubuntu: Compile Gimp 2.9.x (unstable)



Bagi pengguna yang doyan mencoba perangkat lunak versi terbaru kali ini penulis ingin menjelaskan secara singkat, langkah-langkah kompilasi pengolah gambar gimp versi 2.9.1 unstable dari kode sumber pada sistem operasi ubuntu.

Pertama kali yang harus dilakukan pasang paket-paket ketergantungan yang dibutuhkan untuk melakukan kompilasi pada sistem ubuntu,

sudo apt-get install git build-essential intltool

sudo apt-get build-dep gimp

Fedora 18: Menghapus Kernel Tidak Terpakai

Mungkin sebagian pengguna linux fedora, yang rutin melakukan pemutakhiran (update) perangkat lunak sistem, akan mendapatkan pilihan yang semakin banyak pada boot menu (grub2), dimana masing-masing pilihan menampilkan kernel linux dengan versi yang berbeda, biasanya pada saat proses pemutakhiran kernel secara otomatis kernel yang paling baru akan menjadi pilihan default pada boot menu, untuk yang ingin mengurangi atau menyisakan kernel yang hanya digunakan saja pada boot menu (grub2) dapat melakukan hal berikut,

Macam-macam perangkat lunak komputer

Minggu, 09 Desember 2012 | komentar (9)

hay hay sobat blogger ketemu lagi ama ane , sekarang ane mau bahas soal macam macam perangkat lunak komputer.
cekidot !


1. Sistem Operasi Komputer
Sistem operasi adalah perangkat lunak yang mengatur fungsi dasar dari sebuah komputer. Sistem operasi bertugas melakukan kontrol pada semua aplikasi program pada komputer termasuk pengaturan perangkat keras dan sistem input-output. Contoh sistem operasi : Microsoft DOS, Microsoft Windows, Ubuntu (linux), Macintosh, dll
Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:

  • Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
  • Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
  • Shell atau Command Interpreter , yang bertugas membaca input dari pengguna
  • Library, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
  • Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.
Microsoft DOS dan Microsoft Windows
Sistem operasi mulai memasuki dunia komputer rumah tangga setelah adanya Microsoft DOS dari perusahaan software Microsoft. Sistem operasi ini belum menunjang penggunana komputer secara banyak tugas (multitasking) dan Sistem operasi baru memasuki dunia multi tasking setelah Microsoft merilis Sistem operasi baru dengan nama Microsoft Windows.
Microsoft Windows 7

Microsoft Windows terus berkembang pesat sehingga merajai pasar perangkat lunak dunia. Diawali dengan larisnya Windows 95, Microsoft terus memperkokoh dominasinya dengan berturut-turut meluncurkan Windows 98, Windows 2000, Windows ME, Windows XP, Windows Vista dan Windows 7.
Macintosh dari Apple
Selain Microsoft, perusahaan perangkat lunak yang lain adalah Apple dengan produknya yang dilabeli dengan nama Macintosh Operating System (MacOS). MacOS pertama diluncurkan pada tahun 1984 untuk menjalankan komputer apple yang diberi nama Macintosh. Sistem operasi ini tidak kompatibel dengan komputer buatan IBM.
Apple Macintosh
MacOS adalah sistem operasi komputer pertama yang menggunakan antarmuka pengguna berbasis grafis (bukan teks) atau yang sering disebut dengan GUI (Graphical User Interface). Generasi MacOS diawali dengan penyebutan dengan menggunakan kata Sistem, seperti Sistem 6, Sistem 7 hingga kini menggunakan MacOS 9 dan yang terbaru adalah MacOS X (X=ten=sepuluh)
Linux dan Opensource
Dua sistem operasi yang disebutkan diatas adalah sistem operasi yang berbayar, artinya kita harus membelinya untuk dapat menempatkan sistem operasi tersebut kedalam komputer pribadi kita. Pada beberap kasus memang ditemukan penggunaan sistem operasi windows dengan model mengkopi dari komputer yang satu ke komputer yang lain tanpa harus membeli namun ini adalah termasuk tindakan pembajakan.
Pada tahun 1991 muncul wacana membuat sistem operasi dari kode Unix. Gagasan ini diawali oleh mahasiswa inggris yang bernama Linus Thorvalds. Sistem operasi yang dihasilkan oleh proyek ini kemudian disebut dengan Linux. Karena sifatnya yang gratis dan kode program yang terbuka (open source) maka Linux menjadi terus berkembang dan menjalar ke seluruh dunia.


Distro Linux
Beberapa contoh Sistem operasi Linux yang terkenal adalah Ubuntu, Mandrake, OpenSUSE, RedHat, Slackware dan Debian. Masing-masing nama tersebut dikenal dengan istilah distro (dari kata distribusi/penyaluran). Saat ini banyak distro linux baru yang muncul disetiap belahan dunia.

Sekian
Share this article :

Sejarah komputer

Sejarah komputer

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Sejarah komputer mencakup perangkat keras, arsitekturnya, dan pengaruhnya terhadap perangkat lunak.

Daftar isi

Pengertian komputer

Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut perintah yang telah dirumuskan. Kata komputer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.
Secara luas, Komputer dapat didefinisikan sebagai suatu peralatan elektronik yang terdiri dari beberapa komponen, yang dapat bekerja sama antara komponen satu dengan yang lain untuk menghasilkan suatu informasi berdasarkan program dan data yang ada. Adapun komponen komputer adalah meliputi : Layar Monitor, CPU, Keyboard, Mouse dan Printer (sbg pelengkap). Tanpa printer komputer tetap dapat melakukan tugasnya sebagai pengolah data, namun sebatas terlihat dilayar monitor belum dalam bentuk print out (kertas).
Dalam definisi seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti "komputer" adalah "yang memproses informasi" atau "sistem pengolah informasi."
Saat ini, komputer sudah semakin canggih. Tetapi, sebelumnya komputer tidak sekecil, secanggih, sekeren dan seringan sekarang. Dalam sejarah komputer, ada 5 generasi dalam sejarah komputer.

Generasi komputer

Generasi pertama

Dengan terjadinya Perang Dunia Kedua, negara-negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk mengeksploit potensi strategis yang dimiliki komputer. Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman membangun sebuah komputer, Z3, untuk mendesain pesawat terbang dan peluru kendali.
Pihak sekutu juga membuat kemajuan lain dalam pengembangan kekuatan komputer. Tahun 1943, pihak Inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang dinamakan Colossus untuk memecahkan kode rahasia yang digunakan Jerman. Dampak pembuatan Colossus tidak terlalu memengaruhi perkembangan industri komputer dikarenakan dua alasan. Pertama, Colossus bukan merupakan komputer serbaguna(general-purpose computer), ia hanya didesain untuk memecahkan kode rahasia. Kedua, keberadaan mesin ini dijaga kerahasiaannya hingga satu dekade setelah perang berakhir.
Usaha yang dilakukan oleh pihak Amerika pada saat itu menghasilkan suatu kemajuan lain. Howard H. Aiken (1900-1973), seorang insinyur Harvard yang bekerja dengan IBM, berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk US Navy. Kalkulator tersebut berukuran panjang setengah lapangan bola kaki dan memiliki rentang kabel sepanjang 500 mil. The Harvard-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I, merupakan komputer relai elektronik. Ia menggunakan sinyal elektromagnetik untuk menggerakkan komponen mekanik. Mesin tersebut beropreasi dengan lambat (ia membutuhkan 3-5 detik untuk setiap perhitungan) dan tidak fleksibel (urutan kalkulasi tidak dapat diubah). Kalkulator tersebut dapat melakukan perhitungan aritmatik dasar dan persamaan yang lebih kompleks.
Perkembangan komputer lain pada masa kini adalah Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC), yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of Pennsylvania. Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang sangat besar yang mengonsumsi daya sebesar 160kW.
Komputer ini dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dan John W. Mauchly (1907-1980), ENIAC merupakan komputer serbaguna (general purpose computer) yang bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan Mark I.
Pada pertengahan 1940-an, John von Neumann (1903-1957) bergabung dengan tim University of Pennsylvania dalam usaha membangun konsep desain komputer yang hingga 40 tahun mendatang masih dipakai dalam teknik komputer. Von Neumann mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC) pada tahun 1945 dengan sebuah memori untuk menampung baik program ataupun data. Teknik ini memungkinkan komputer untuk berhenti pada suatu saat dan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali. Kunci utama arsitektur von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal. Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang dibuat oleh Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model arsitektur Von Neumann tersebut.
Baik Badan Sensus Amerika Serikat dan General Electric memiliki UNIVAC. Salah satu hasil mengesankan yang dicapai oleh UNIVAC dalah keberhasilannya dalam memprediksi kemenangan Dwilight D. Eisenhower dalam pemilihan presiden tahun 1952.
Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode biner yang berbeda yang disebut "bahasa mesin" (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Ciri lain komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dan silinder magnetik untuk penyimpanan data.

Generasi kedua

Pada tahun 1948, penemuan transistor sangat memengaruhi perkembangan komputer. Transistor menggantikan tube vakum di televisi, radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik berkurang drastis.
Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya. Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer-komputer ini, yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Mesin tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya. Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan: satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di Washington D.C. Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan-singakatan untuk menggantikan kode biner.
Pada awal 1960-an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program.
Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah 1401 yang diterima secara luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi kedua untuk memprosesinformasi keuangan.
Program yang tersimpan di dalam komputer dan bahasa pemrograman yang ada di dalamnya memberikan fleksibilitas kepada komputer. Fleksibilitas ini meningkatkan kinerja dengan harga yang pantas bagi penggunaan bisnis. Dengan konsep ini, komputer dapat mencetak faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan desain produk atau menghitung daftar gaji. Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan pada saat itu. Bahasa pemrograman Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, kalimat, dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Hal ini memudahkan seseorang untuk memprogram dan mengatur komputer. Berbagai macam karier baru bermunculan (programmer, analis sistem, dan ahli sistem komputer). Industr piranti lunak juga mulai bermunculan dan berkembang pada masa komputer generasi kedua ini.

Generasi ketiga

Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun transistor menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer. Batu kuarsa (quartz rock) menghilangkan masalah ini. Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) pada tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Pada ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil karena komponen-komponen dapat dipadatkan dalam chip. Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.

Generasi keempat

Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas: mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal.
Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukurang setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer. Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik. Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap piranti rumah tangga seperti microwave, oven, televisi, dan mobil dengan electronic fuel injection (EFI) dilengkapi dengan mikroprosesor.
Perkembangan yang demikian memungkinkan orang-orang biasa untuk menggunakan komputer biasa. Komputer tidak lagi menjadi dominasi perusahaan-perusahaan besar atau lembaga pemerintah. Pada pertengahan tahun 1970-an, perakit komputer menawarkan produk komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer-komputer ini, yang disebut minikomputer, dijual dengan paket piranti lunak yang mudah digunakan oleh kalangan awam. Piranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah program word processing dan spreadsheet. Pada awal 1980-an, video game seperti Atari 2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan dapat diprogram.
Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit pada tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit pada tahun 1982. Sepuluh tahun kemudian, 65 juta PC digunakan. Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang berada di atas meja (desktop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop).
IBM PC bersaing dengan Apple Macintosh dalam memperebutkan pasar komputer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena memopulerkan sistem grafis pada komputernya, sementara saingannya masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga memopulerkan penggunaan piranti mouse.
Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Juga kita kenal AMD k6, Athlon, dsb. Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi keempat.
Seiring dengan menjamurnya penggunaan komputer di tempat kerja, cara-cara baru untuk menggali potensial terus dikembangkan. Seiring dengan bertambah kuatnya suatu komputer kecil, komputer-komputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam suatu jaringan untuk saling berbagi memori, piranti lunak, informasi, dan juga untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Jaringan komputer memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk kerjasama elektronik untuk menyelesaikan suatu proses tugas. Dengan menggunakan perkabelan langsung (disebut juga Local Area Network atau LAN), atau [kabel telepon, jaringan ini dapat berkembang menjadi sangat besar.

Generasi kelima

Mendefinisikan komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih sangat muda. Contoh imajinatif komputer generasi kelima adalah komputer fiksi HAL9000 dari novel karya Arthur C. Clarke berjudul 2001: Space Odyssey. HAL menampilkan seluruh fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer generasi kelima. Dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI), HAL dapat cukup memiliki nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri.
Walaupun mungkin realisasi HAL9000 masih jauh dari kenyataan, banyak fungsi-fungsi yang dimilikinya sudah terwujud. Beberapa komputer dapat menerima instruksi secara lisan dan mampu meniru nalar manusia. Kemampuan untuk menterjemahkan bahasa asing juga menjadi mungkin. Fasilitas ini tampak sederhana. Namun fasilitas tersebut menjadi jauh lebih rumit dari yang diduga ketika programmer menyadari bahwa pengertian manusia sangat bergantung pada konteks dan pengertian ketimbang sekedar menterjemahkan kata-kata secara langsung.
Banyak kemajuan di bidang desain komputer dan teknologi yang semakin memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model non Neumann. Model non Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.
Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa perubahan baru paradigma komputerisasi di dunia.

Pranala luar

Tutorial From Wikipedia, the free encyclopedia Jump to: navigation, search For tutorial about Wikipedia, see Wikipedia:Tutorial. For other tutorial information on Wikipedia, see Help:contents. A tutorial is a method of transferring knowledge and may be used as a part of a learning process. More interactive and specific than a book or a lecture; a tutorial seeks to teach by example and supply the information to complete a certain task. Depending on the context a tutorial can take one of many forms, ranging from a set of instructions to complete a task to an interactive problem solving session (usually in academia). Contents 1 Academia 1.1 Tutorial Class 1.2 Online Tutorials 1.3 Tutorial Schools 2 Internet 3 Computer-based tutoring 4 See also 5 References Academia Tutorial Class In British academic parlance, a tutorial is a small class of one, or only a few, students, in which the tutor (a lecturer or other academic staff member) gives individual attention to the students.[citation needed] The tutorial system at Oxford and Cambridge is fundamental to methods of teaching at those universities, but it is by no means peculiar to them; Heythrop College (University of London), for instance, also offers a tutorial system with one on one teaching. It is rare for newer universities in the UK to have the resources to offer individual tuition; six to eight (or even more) students is a far more common tutorial size. At Cambridge, a tutorial is known as a supervision. In some Canadian universities, such as the University of Waterloo or the University of Toronto, a tutorial refers to something more like a seminar, a class of between 12-18 students that is supplemental to a large lecture course, which gives students the opportunity to discuss the lectures and/or additional readings in smaller groups.[1] These tutorials are often led by graduate students, normally known as "Teaching Assistants" (TAs), though it is not unknown for the primary instructor of a course, even if a full professor, to take a tutorial. At Princeton University, these tutorials are known as preceptorials and are led by preceptors. Woodrow Wilson developed the preceptorial system, intending it to be the main form of teaching. In Australian and New Zealand universities, a tutorial (colloquially called a tute) is a class of 10–30 students. Such tutorials are very similar to the Canadian system, although tutorials are usually led by honours or postgraduate students, known as 'tutors'. At the two campuses of St. John's College, U.S. and a few other American colleges with a similar version of the Great Books program, a "tutorial" is a class of 12 - 16 students who meet regularly with the guidance of a tutor. The tutorial focuses on a certain subject area (e.g. mathematics tutorial, language tutorial) and generally proceeds with careful reading of selected primary texts and working through associated exercises (e.g., demonstrating a Euclid proof or translating ancient Greek poetry). Since formal lectures do not play a large part in the St. John's College curriculum, the tutorial is the primary method by which certain subjects are studied. However, at St. John's the tutorial is considered ancillary to the seminar, in which a slightly larger group of students meets with two tutors for broader discussion of the particular texts on the seminar list. Some US colleges, such as Williams College in Williamstown, Massachusetts, offer tutorials almost identical in structure to that of an Oxbridge tutorial. At Williams, students in tutorials typically work in pairs alongside a professor and meet weekly, alternately presenting position papers or critiques of their partner's paper. Online Tutorials Traditional online tutoring uses the internet to faciilate tutorials and tutoring relationships across time and space. New institutions such as Khan Academy and Coursera are combining extensive video libraries of lectures and seminars, interactive challenges and tutorials, and online assessments to teach students for free. Courses include traditional subjects such as K-12 math, biology, chemistry, physics, finance to subjects as diverse as songwriting, gamification, and cryptography.[2] Tutorial Schools There are also specialised schools for tutoring such as Kumon and EduHub. These supplemental hands-on learning programmes are especially popular in Asia.[3][4] Some schools such as the LSE offer tutoring schemes that allow older students to tutor younger pupils.[5] Internet Internet computer tutorials can take the form of a screen recording (screencast i.e. Lynda.com), a written document (either online or downloadable), jQuery tutorial (e.g. Joyride jQuery Tour), interactive tutorial (e.g. Kera), or an audio file, where a person will give step by step instructions on how to do something.[6] Tutorials usually have the following characteristics: A presentation of the view usually explaining and showing the user the user interface A demonstration of a process, using examples to show how a workflow or process is completed; often broken up into discrete modules or sections. Some method of review that reinforces or tests understanding of the content in the related module or section. A transition to additional modules or sections that builds on the instructions already provided. Tutorials can be linear or branching. While many writers refer to a mere list of instructions or tips as a tutorial, this usage can be misleading. Computer-based tutoring In computer-based education, a tutorial is a computer program whose purpose it is to assist users in learning how to use (parts of) a software product such as an office suite or any other application, operating system interface, programming tool, or video game. There are 3 kinds of software tutorials: 1) video tutorials that the user views, 2) interactive tutorials where the user follows on-screen instructions (and—in some cases—watches short instruction movies), whereupon he/she does the tutorial exercises and receives feedback depending on his/her actions; and 3) webinars where users participate in real-time lectures, online tutoring, or workshops remotely using web conferencing software. See also Tutor Online Tutoring Tuition agency Teaching assistant How-to Knowledge base References ^ "Key Strategies for Effective Tutorials". University of Waterloo. Retrieved Feb 20, 2013. ^ "Coursera Courses". Coursera. Retrieved Feb 20, 2013. ^ "Meet the 'tutor kings and queens'". BBC. ^ "Tutoring Spreads Beyond Asia's Wealthy". New York Times. ^ "LSE Student Tutoring Scheme". LSE. ^ Zhang, Taige (Jan 19th, 2013). "Web Apps Onboarding: How to Treat Your New Users"

Tutorial

From Wikipedia, the free encyclopedia
Jump to: navigation, search
A tutorial is a method of transferring knowledge and may be used as a part of a learning process. More interactive and specific than a book or a lecture; a tutorial seeks to teach by example and supply the information to complete a certain task.
Depending on the context a tutorial can take one of many forms, ranging from a set of instructions to complete a task to an interactive problem solving session (usually in academia).

Contents

Academia

Tutorial Class

In British academic parlance, a tutorial is a small class of one, or only a few, students, in which the tutor (a lecturer or other academic staff member) gives individual attention to the students.[citation needed] The tutorial system at Oxford and Cambridge is fundamental to methods of teaching at those universities, but it is by no means peculiar to them; Heythrop College (University of London), for instance, also offers a tutorial system with one on one teaching. It is rare for newer universities in the UK to have the resources to offer individual tuition; six to eight (or even more) students is a far more common tutorial size. At Cambridge, a tutorial is known as a supervision.
In some Canadian universities, such as the University of Waterloo or the University of Toronto, a tutorial refers to something more like a seminar, a class of between 12-18 students that is supplemental to a large lecture course, which gives students the opportunity to discuss the lectures and/or additional readings in smaller groups.[1] These tutorials are often led by graduate students, normally known as "Teaching Assistants" (TAs), though it is not unknown for the primary instructor of a course, even if a full professor, to take a tutorial. At Princeton University, these tutorials are known as preceptorials and are led by preceptors. Woodrow Wilson developed the preceptorial system, intending it to be the main form of teaching.
In Australian and New Zealand universities, a tutorial (colloquially called a tute) is a class of 10–30 students. Such tutorials are very similar to the Canadian system, although tutorials are usually led by honours or postgraduate students, known as 'tutors'.
At the two campuses of St. John's College, U.S. and a few other American colleges with a similar version of the Great Books program, a "tutorial" is a class of 12 - 16 students who meet regularly with the guidance of a tutor. The tutorial focuses on a certain subject area (e.g. mathematics tutorial, language tutorial) and generally proceeds with careful reading of selected primary texts and working through associated exercises (e.g., demonstrating a Euclid proof or translating ancient Greek poetry). Since formal lectures do not play a large part in the St. John's College curriculum, the tutorial is the primary method by which certain subjects are studied. However, at St. John's the tutorial is considered ancillary to the seminar, in which a slightly larger group of students meets with two tutors for broader discussion of the particular texts on the seminar list.
Some US colleges, such as Williams College in Williamstown, Massachusetts, offer tutorials almost identical in structure to that of an Oxbridge tutorial. At Williams, students in tutorials typically work in pairs alongside a professor and meet weekly, alternately presenting position papers or critiques of their partner's paper.

Online Tutorials

Traditional online tutoring uses the internet to faciilate tutorials and tutoring relationships across time and space.
New institutions such as Khan Academy and Coursera are combining extensive video libraries of lectures and seminars, interactive challenges and tutorials, and online assessments to teach students for free. Courses include traditional subjects such as K-12 math, biology, chemistry, physics, finance to subjects as diverse as songwriting, gamification, and cryptography.[2]

Tutorial Schools

There are also specialised schools for tutoring such as Kumon and EduHub. These supplemental hands-on learning programmes are especially popular in Asia.[3][4]
Some schools such as the LSE offer tutoring schemes that allow older students to tutor younger pupils.[5]

Internet

Internet computer tutorials can take the form of a screen recording (screencast i.e. Lynda.com), a written document (either online or downloadable), jQuery tutorial (e.g. Joyride jQuery Tour), interactive tutorial (e.g. Kera), or an audio file, where a person will give step by step instructions on how to do something.[6]
Tutorials usually have the following characteristics:
  • A presentation of the view usually explaining and showing the user the user interface
  • A demonstration of a process, using examples to show how a workflow or process is completed; often broken up into discrete modules or sections.
  • Some method of review that reinforces or tests understanding of the content in the related module or section.
  • A transition to additional modules or sections that builds on the instructions already provided. Tutorials can be linear or branching.
While many writers refer to a mere list of instructions or tips as a tutorial, this usage can be misleading.

Computer-based tutoring

In computer-based education, a tutorial is a computer program whose purpose it is to assist users in learning how to use (parts of) a software product such as an office suite or any other application, operating system interface, programming tool, or video game. There are 3 kinds of software tutorials: 1) video tutorials that the user views, 2) interactive tutorials where the user follows on-screen instructions (and—in some cases—watches short instruction movies), whereupon he/she does the tutorial exercises and receives feedback depending on his/her actions; and 3) webinars where users participate in real-time lectures, online tutoring, or workshops remotely using web conferencing software.

See also

References

  1. ^ "Key Strategies for Effective Tutorials". University of Waterloo. Retrieved Feb 20, 2013.
  2. ^ "Coursera Courses". Coursera. Retrieved Feb 20, 2013.
  3. ^ "Meet the 'tutor kings and queens'". BBC.
  4. ^ "Tutoring Spreads Beyond Asia's Wealthy". New York Times.
  5. ^ "LSE Student Tutoring Scheme". LSE.
  6. ^ Zhang, Taige (Jan 19th, 2013). "Web Apps Onboarding: How to Treat Your New Users"

Cara menghubungkan 2 komputer - via Kabel LAN

Tips Trick Cara menghubungkan 2 komputer - via Kabel LAN

Menghubungkan 2 Komputer atau PC dengan kabel Cross, atau biasa orang sebut Crossing…!, yaitu PC ke PC atau LAN Card ke LAN Card tanpa menggunakan Hub atau Switch, bila sudah mengenal konfigurasi LAN dan TCP/IP maka cara menghubungkan 2 Komputer ini tak beda jauh dengan menghubungkan ke beberapa komputer dengan hub.
Pada jaman perkembangan teknologi komputer yang sudah secanggih seperti sekarang ini di mana komputer sudah cukup pasaran seperti makanan ringan dan apa-apa sudah serba networking , apa-apa serba online bahkan kita bisa mengendalikan bisnis cukup dengan Laptop sambil tiduran di kamar. Maka menurut saya para pengguna komputer sedikit banyaknya perlu memahami masalah jaringan atau peng-koneksian antar PC tidak seperti jaman dulu di mana masalah teknis dan networking terbatas hanya di mengerti para IT atau Teknisi.
Jenis koneksi komputer yang secara umum di dukung oleh System-system Operasi versi terakhir saat ini ada 3 jenis yaitu:
1.Infrared Connection - yaitu komputer-komputer yg akan di koneksikan harus mempunyai port infrared (IR), koneksi jenis ini banyak di manfaatkan oleh para pengguna komputer Laptop di mana umumnya laptop di dalamnya sudah terpasang port(IR).
2.Direct Cable Connection - yaitu memanfaatkan port serial atau paralel yang ada di hampir semua komputer memakai kabel paralel atau serial. koneksi jenis ini jaman sekarang sudah jarang sekali di pakai.
3.Ethernet - yaitu menggunakan Ethernet Card yang di pasang dan di install di PC serta kabel UTP sebagai perantara nya, Jenis koneksi yang inilah yang paling populer dan paling banyak di gunakan di mana-mana dari tingkat jaringan kecil sampai jaringan besar. ini yang akan saya bahas di sini.
Secara singkat untuk menghubungkan 2 komputer atau PC atau membuat suatu jaringan komputer kecil atau besar ada 2 hal pokok yang perlu di lakukan:
Pertama menyiapkan perangkat penghubung koneksi seperti: kabel UTP, Hub atau switch, Router (bila di perlukan),…
Kedua memberikan alamat TCP/IP di setiap Ethernet Card PC yang akan di hubungkan.

MENYIAPKAN PERANGKAT PENGHUBUNG

Menghubungkan 2 komputer atau PC langsung tanpa menggunakan hub atau switch dapat dengan mudah dilakukan dengan menyiapkan kabel UTP yang di pasang Connector RJ45 dengan susunan kabel cross, yang merupakan lawan dari kabel straight-through dengan urutan sebagai berikut:
StatCounter - Free Web Tracker and Counter
↓↓ Recommended Games ↓↓
  Snail Bob
Snail Bob
age of war
Age Of War
Sift-Heads-Action
Sift Heads
 
  last touchdown rugby
Last Touchdown
Warfare Strategy
Warfare Strategy
counter strike
Counter Strike
 
  Extreme-Truck-Europe
Extreme Truck Europe
Downhill-Hamsterball-Race
Downhill Hamster
bike rally
Bike Rally
 
     

↓↓ Kotak Pesan - Komentar ↓↓
↓↓ Translate This Page ↓↓
.: DAFTAR ISI :.
↓↓ Pilih Artikel ↓↓
cara-menghubungkan-komputer-LAN-port-kabel
STRAIGHT
—————————
Kabel 1 Oranye - garis putih
Kabel 2 Oranye
Kabel 3 Hijau - garis putih
Kabel 4 Biru
Kabel 5 Biru - garis putih
Kabel 6 Hijau
Kabel 7 Coklat - garis putih
Kabel 8 Coklat
—————————
cara-menghubungkan-komputer-LAN-port-kabel-2
CROSS
—————————
Kabel 1 Hijau - garis putih
Kabel 2 Hijau
Kabel 3 Oranye - garis putih
Kabel 4 Biru
Kabel 5 Biru - garis putih
Kabel 6 Oranye
Kabel 7 Coklat - garis putih
Kabel 8 Coklat
—————————
Kabel cross berbeda dengan kabel straight-through karena salah satu ujung yang memancarkan dan menerima ditukar. Komputer yang terhubung ke hub biasanya menggunakan kabel straight-through. Jadi ujung pertama urutan standart (straight) dan pada ujung lainnya kabel pada urutan 1 ditukar 3, dan pada urutan 2 di tukar 6
Kabel 1 Menjadi 3
Kabel 2 Menjadi 6
Kabel 3 Menjadi 1
Kabel 4 Biru
Kabel 5 Biru - garis putih
Kabel 6 Menjadi 3
Kabel 7 Coklat - garis putih
Kabel 8 Coklat
Bila susunan kabel yang di perlukan sudah siap maka tinggal memasukan ke connector RJ45 lalu di tekan dengan Crimp Tool

MEMBERIKAN ALAMAT TCP/IP

Apa IP itu ?
cara-menghubungkan-komputer-LAN-port-kabel-3
IP adalah “sebuah nomor yang digunakan untuk akses ke Internet atau suatu jaringan komputer. Setiap komputer yang terhubung dengan internet atau jaringan harus memiliki nomor IP yang berbeda (unik).”
IP itu sendiri ditentukan oleh Subnetmask, fungsi dari subnetmask ini adalah untuk membedakan bagian mana dari IP tersebut disebut network dan bagian mana yang disebut dengan host.
Contoh dari subnetmask : 255.255.255.0 atau FF.FF.FF.0 atau dapat ditulis dengan prefix /24 disini cara penulisan yang kita gunakan adalah dengan menggunakan prefix “/” .
IP Address yang sekarang kita gunakan adalah IPv4 (IP version 4 ) yang mendefinisikan 32 bit, berarti hanya 232 (4.294.697.296) alamat IPv4 yang tersedia.
Sebelum memberikan alamat TCP/IP tentu terlebih dahulu harus di pastikan Ethernet Card atau banyak juga menyebut LAN Card harus sudah terpasang dan ter-install Driver-nya di tiap PC yang akan di hubungkan. Mainboard generasi sekarang kebanyakan sudah ada Onboard Ethernet Card nya, bila belum ada bisa di beli dan di pasang serta di install Driver-nya.
Kemudian untuk memberi TCP/IP sekarang kita ambil contoh pada konfigurasi menggunakan Windows XP,untuk OS lain nya kurang lebih juga sama, yang penting kan logika-nya…!
Klik -> start –> Setting –> Network Connections –> klik-kanan Local are Connections–>Properties –> pada jendela Local are Connections Properties : pilih –> Internet Protocol(TCP/IP) –> klik Tab Properties –> lalu pilih : Use the following IP address –>lalu isikan IP address kelas C, seperti gambar di bawah ini:
cara-menghubungkan-komputer-LAN-port-kabel-4cara-menghubungkan-komputer-LAN-port-kabel-5
Seperti gambar di atas IP address PC utama/Server adalah:
IP address:
192.168.0.1 (IP default dari OS Windows)
Subnet mask
255.255.255.0
default gateway:–di kosongkan aja untuk tahap ini–
IP address PC lain/client nya adalah:
IP address:
192.168.0.1 (IP default dari OS Windows)
Subnet mask
255.255.255.0
default gateway
192.168.0.1 ( Boleh juga di tidak di isi ,IP dari PC utama yang nantinya berguna untuk sharing internet). Kemudian sampai tahap ini bila kabel UTP dengan susunan Cross tadi sudah terpasang RJ45 sekarang tinggal mengetes koneksi, yaitu memasukan ujung-ujung Connector RJ45 ke masing-masing Ethernet / LAN Card di PC, lalu bisa di tes dengan cara menge-Ping nya dari menu Run–>klik–>Start–> Run–> ketik –>ping 192.168.0.1 (IP PC utama, yang di ping dari PC lainnya, atau kebalikannya), bila “Reply” maka koneksi “Sukses”…..atau bisa juga di tes langsung melalui Sharing Files, Drive atau Folder…cara untuk sharing ini tentu mudah tinggal –>klik-kanan pada Drive atau folder yang akan di sharing–>Sharing and Security–>lalu pilih Options Sharing.

MEMASANG KABEL UTP YANG SUDAH TERPASANG KONEKTOR KE PC

Setelah kabel utp terpasang konektor, langkah selanjutnya adalah menancapkan kabel utp tersebut ke LAN CARD computer, jika hanya menggunakan dua computer maka pasanglah kabel UTP yg telah terpasang RJ-45 dengan konfigurasi cross-over ke masing-masing komputer, tetapi jika terdiri dari tiga computer atau lebih maka kita harus menggunakan switch/switch dengan topologi kira -kira sebagai berikut :
cara-menghubungkan-komputer-LAN-port-kabel-6cara-menghubungkan-komputer-LAN-port-kabel-7
Gambar di atas merupakan switch atau hub yang terdiri 8 port, yang banyak terdapat dipasaran switch/hub dengan jumlah colokan rj -45 sebanyak 4/8/16/32 port , mengenai pemilihan tinggal disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk memasang kabel UTP pada switch, Anda tinggal menancapkan satu konektor RJ -45 yang telah terpasang pada kabel UTP tadi ke salah satu port pada switch/hub dan satunya lagi pada PC. Jika sudah di tancapkan maka akan muncul icon LAN Connected pada system tray computer :
cara-menghubungkan-komputer-LAN-port-kabel-8
sumber: http://brichana.blogsome.com/

.: Daftar Artikel Lainnya di Kategori Tips dan Trik :.

    Link Free Download Gratis Adobe Photoshop cs4 Portable
Cara dan tips untuk menghilangkan noise-bintik pada foto-gambar IDM 6.01 Full Version (Installer + Patch + Keygen + Crack + Serial Number) Free Download Gratis ..!! Tips Trick Cara menghubungkan 2 komputer - via Kabel LAN
7 Tips - Cara Berhenti Merokok Cara Mempercepat Koneksi Internet 4 cara menghapus virus yang tidak terdeteksi antivirus
Cara Registrasi IDM agar Full Version Tips merubah gigi kuning jadi putih Mencegah dan mengatasi dark circle
Tips mempercepat ram komputer tanpa restart windows 5 tips membangun kepercayaan diri dalam berkarir Tips Trik Lucu Menghemat Pulsa
25 Keharusan Sebelum Memulai Usaha Rumahan Cara Mempercepat Kinerja Browser Mozilla Firefox, Opera , Google Chrome dan Safari Tips Mempercepat Koneksi Internet